BintanPos.Com
Internasional Teknologi

Supercar Harian Ferrari Roma Meluncur di RI

BINTANPOS – Berada di bawah payung PT Eurokars Prima Utama, Ferrari juga ikut memperkenalkan mobil sport yang asyik dikendarai harian yakni Ferrari Roma. Mobil berdesain Coupe ini dinilai memiliki keharmonisan baik dari performa dan desain yang asyik untuk dikendarai.
General Manager PT Eurokars Prima Utama, Nini Chiandra yakin Ferarri Roma akan menjadi pilihan para pencinta mobil sport yang asyik dikendarai.

“Ferrari Roma memang dilahirkan untuk bisa di pakai secara daily use (dikendarai sehari-hari),” kata Nini.

 

Nah mau tahu bagaimana detail mobil produksi Maranello Italia ini? Simak ulasan berikut ini.

Supercar Hybrid Ferrari SF90 Stradale Mendarat di RI, Tenaganya Buas!
Mesin V8 Turbo yang tangguh

Ferarri Roma ditawarkan dengan mesin V8 turbo dengan memiliki sensor kecepatan yang dapat mengukur putaran turbin dan memungkinkan penambahan mesin menjadi lebih maksimal per menit hingga 5.000 rpm. Soal ramah lingkungan tidak perlu khawatir, mesin ini sudah dilengkapi dengan ‘Gasoline Particular Filter’ yang memang dilahirkan untuk memenuhi standar Euro 6D Anti-Pollution.

Mesin turbo ini dikawinkan dengan 8 speed-Dual Clutch yang memiliki tujuan untuk bisa mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang.

Penampakan Ferrari Roma
Penampakan Ferrari Roma Foto: Grandyos Zafna
Layaknya mesin turbo Ferrari lainnya, Roma juga menawarkan Throttle Response yang responsif (sesuai konsep Zero Turbo lag) berkat flat-plane crankshift, ukurannya kini lebih kompak dengan massa perputaran yang lebih rendah untuk meningkatkan dinamika fulida.

Turbin yang kompak membuat momen inersia lebih rendah, twin-scroll technology mampu meningkatkan tekanan pada knalpot sehingga memberikan daya maksimum dan single piece exhaust manifold dengan pipa yang sama bisa mengoptimalkan gelombang tekanan pada turbin dan mengurangi hilangnya daya.

Di Bawah APM Baru, Ferrari Roma dan SF90 Stradale Meluncur di RI
Desain mewah Grand Touring Ferrari

Ferrari Roma didesain dengan konsep Grand Touring Ferrari yang melegenda sejak 1960’an. Ferrari Roma memiliki banyak karakteristik dengan memadukan desain modern yang menunjukkan sporty dan tangguh.

Bagian depan mobil memiliki kesan sederhana dan tidak berlebihan menciptakan efek overhanging shark nose. Kap depan lebar dan sayap berIiku-liku saling bertautan, sejalan dengan gaya Ferrari.

Penampakan Ferrari Roma
Penampakan Ferrari Roma Foto: Grandyos Zafna
Dikatakan para desainer Ferrari berusaha melestarikan konsep minimalist elegance dengan menghilangkan ventilasi atau dekorasi yang berlebihan. Dicontohkan pada sistem pendingin mesin yang dijamin lebih efisien dengan permukaan yang dilubangi secara sederhana namun menciptakan interpretasi baru dari konsep grille. Selain itu, mobil ini didesain tanpa perisai samping Scuderia Ferrari layaknya 1950-an.

Dua lampu depan full LED linier memberikan karakter khas pada bagian depan mobil, dilintasi strip cahaya horizontal yang menghadirkan sensasi tersendiri layaknya pada Ferrari Monza SPs yang ikonik.

Motif utama dari keseluruhan desain dari Ferrari Roma adalah kemurniannya, yang digambarkan pada spoiler belakang aktif yang terintegrasi ke dalam layar belakang. Ekor mobil yang sangat modern, perkembangan teknologi memungkinkan dimensi rakitan lampu belakang yang diperkecil sehingga menghasilkan bentuk minimalis.

Lampu belakang ganda yang terlihat seperti permata yang diatur bersama dengan strip cahaya linier menciptakan dialog dengan holder.

Lari ke bagian interior, konsep arsitektur diterapkan pada Ferrari Roma. Dikatakan hal ini berawal dari satu ide untuk membuat dua ruang terpisah, masing-masing untuk pengemudi dan penumpang dalam konsep Dual Cockpit.
Tampilan kokpit ganda yang sangat inovatif ini dicapai dengan memperluas filosofi yang diterapkan pada dasbor ke seluruh kabin. Kombinasi keanggunan dan sporty yang diseimbangkan secara cerdik untuk memberi kesan unik.

Penampakan Ferrari Roma
Penampakan Ferrari Roma Foto: Grandyos Zafna

Ketua MPR Ajak Klub Ferrari Kembangkan Sport Automotive Tourism
Tidak seperti mobil sport milik “Prancing Horse” lainnya yang biasanya lebih berorientasi pada pengemudi, kabin Ferrari Roma memiliki struktur yang hampir simetris antara ruang. Hal ini bertujuan agar penumpang merasakan pengalaman berkendara yang berbeda layaknya menjadi seorang co-pilot. Sejalan dengan integrated architecture approach, berbagai bentuk telah dibuat untuk menciptakan kesinambungan tekstur dengan kemewahan kabin. (Detik.com)

Related posts

Marc Marquez Dihantui Bayang-bayang Pensiun Dini?

bintanpos

YouTube Klaim Sudah Blokir 83 Juta Video dan 7 Miliar Komentar

admin

Anggap Menyesatkan, Twitter Hapus 2 Ribu Unggahan Soal COVID-19

admin